Category Archives: Ekonomi

Baru Lulus Kuliah? Lakukan Cara Ini Untuk Cepat Dapat Kerja

Lulus Kuliah merupakan moment yang paling ditunggu dan merupakan moment paling menggembirakan bagi mahasiswa. Bagaimana tidak, moment ini merupakan langkah awal yang mereka akan menghadapi kehidupan sebenarnya, yakni hidup madiri dengan mencari pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang diajarkan pada universitas tempat mereka belajar.

Namun, tidak jarang banyak orang yang bingung ketika lulus dari perguruan tinggi ingin melangkah kemana. Kebanyakan mereka kurang pede karena merasa kemampuan yang dimiliki kurang pas untuk mendapatkan sebuah pekerjaan yang diinginkan, bahkan banyak yang putus asa karena merasa takut dengan dunia kerja yang terkesan menakutkan.

Memang benar mencari pekerjaan setelah lulus kuliah bukanlah hal yang mudah, namun bukan berarti mustahil. Banyak kok di luar sana yang mendapatkan pekerjaan saat baru lulus kuliah, bahkan banyak yang masih dalam masa kuliah sudah bisa mendapatkan pekerjaan.

Kabar baiknya, disini saya ingin memberikan kepada Anda tips untuk Anda yang baru lulus kuliah dan ingin mendapatkan kerja.

  • Membuat profil di dunia maya

Sekarang ini teknologi sudah semakin canggih, bahkan teknologi internet sudah digunakan dimanapun. Sudah ada banyak sosial media atau situs di media online lainnya. Anda bisa mengisi profil di media online yang Anda miliki dengan lengkap. Seperti misalnya di Facebook Anda bisa mengisi semua biodata.

Sekarang, banyal HRD yang mencari karyawan tidak bergantung kepada resume pada situs pencarian kerja, melainkan berburu dari profile online seseorang.

  • Perluas jaringan

Semakin besar Anda memiliki jaringan, Anda bisa memiliki kemungkinan untuk mendapatkan kerja lebih besar. Memperluas jaringan maksudnya adalah menjalin hubungan baik dengan orang lain dan teman-teman. Bisa jadi, teman Anda akan menawarkan pekerjaan kepada Anda jika ia memiliki lowongan sebuah pekerjaan yang bisa Anda isi.

  • Mengambil pengalaman dari magang

karyawan magang

Pengalaman bukan hanya bisa didapatkan dari bekerja menjadi karyawan atau staff saja, tetapi juga dari magang. Program magang pada kuliah bisa menjadi kesempatan untuk Anda mendapatkan pengalaman di dunia kerja. Bahkan jika kerja Anda baik saat magang, saat Anda lulus Anda akan dipanggil untuk bekerja di temapt Anda magang dulu.

Banyak lowongan pekerjaan namun membutuhkan pengalaman, Anda bisa menyebutkan pengalaman Anda dari tempat Anda magang.

  • Mengambil sertifikat

sertifikat

Sertifikat berperan penting dalam melamar pekerjaan. Fungsi sertifikat sendiri adalah sebagai informasi tambahan untuk perusahaan tentang kemampuan yang Anda miliki.
Untuk meningkatkan kemungkinan Anda diterima bekerja, perbanyak sertifikat Anda dan lampirkan sertifikat tersebut saat ingin melamar pekerjaan.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan jika ingin mencari pekerjaan saat baru lulus kuliah. Mendapatkan pekerjaan saat baru lulus kuliah bukanlah sebuah mimpi, bahkan banyak yang bukan lulusan sarjana bisa mendapatkan pekerjaan, bagaimana dengan Anda yang lulusan sarjana dan memiliki pengetahuan lebih dibandingkan mereka!

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Semakin Menguat

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat. Pada rabu ini, rupiah sudah dibuka pada angka 12.934 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka 12.955 per dolar AS.

rupiah terhadap dolar as

Sejak pagi hari hingga siang (saat postingan ini dibuat), rupiah masih mampu bertahan di bawah angka 13.000 per dolar AS. Jika dihitung sejak awal tahun, rupiah menguat 6.24 persen.

Sedangkan untuk kurs dari Jakarta Interbank Spor Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia mematok di angka 12.926 rupiah per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya yang masih di atas angka 13.000 per dolar AS.

Melemahnya Dolar AS terjadi tidak hanya terhadap mata uang rupiah saja, melainkan pada mata uang lainnya. Pelemahan Dolar ini merupakan imbas dari hasil debat calon presiden AS kemarin.

Hal ini diungkapkan oleh analisis Credit Agricole SA David Forrester yang mengatakan kalau banyak pasar yang keluar dari perdagangan jangka pendek dari debat kemarin. Forrester menambahkan, akan ada resiko penurunan Dolar AS jelang pemilihan Presiden AS, namun masih bergantung pada jajak pendapat.

Rupiah berhasil menguat dan sudah melewati angka 13.000 per dolar AS pada perdagangan Selasa bersamaan dengan pelemahan dolar AS di pasar Asia. Ekonom PT Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, hari ini penguatan rupiah bisa tertajan oleh dolar AS yang kuat serta harga minyak yang terkoreksi cukup tajam hingga dini hari tadi.

Gubernur BI beberkan penyebab melemahnya rupiah sepanjang Agustus 2016

gubernur bank indonesia

Sebelum ada berita tentang penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo sempat membeberkan penyebab nilai tukar melemah. Salah satu diantaranya adalah sentimen rencana kenaikan suku bunga sentral AS atau The Federal Reserve.

Agus sempat memperkirakan nilai tukar rupiah akan mengalami penguatan di pertengahan September mendatang karena didorong dari meningkatnya aliran modal asing seiring dengan meredanya sentimen terkait waktu kenaikan suku bunga AS pada September 2016 dan berlanjut implementasi UU Tax Amnesty.

Prediksinya sedikit melenceng, namun hal tersebut terjadi, rupiah kembali menguat sampai 6.24 persen. Untuk kedepan, bank sentral akan menjaga nilai tukar agar tetap stabil sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Penguatan rupiah benar terjadi adanya di bulan September ini dan penguatan bisa tertahan oleh harga minyak yang terkoreksi cukup tajam hingga saat ini. Semoga saja nilai tukar rupiah bisa bertahan di bawah angka 13.000 per dolar AS, bahkan semoga saja bisa terus menguat sampai dibawah 10.000 per dolar AS. Mungkin bagi Anda yang hanya sering belanja di dalam negeri atau lokal tidak akan merasakan dampak dari nilai tukar rupiah, namun jika Anda sering membeli barang secara import, sangat terasa sekali nilai tukar yang lemah membuat harga barang import semakin mahal, bahkan sampai banyak perusahaan yang mengandalkan import sampai memecat karyawannya untuk mengurangi pengeluaran perusahaan karena nilai rupiah yang lemah